Rumus Dasar Microsoft Excel yang Wajib Diketahui

Share:
Di dalam dunia Administrasi Perkantoran saat ini Microsoft Excel merupakan Software yang wajib di kuasai oleh pegawainya. Mengapa? karena Software keluaran dari Microsoft ini merupakan aplikasi pengolah data terbaik yang digunakan hampir atau bahkan di semua perusahaan. Oleh karena itu aplikasi ini sudah termasuk dalam kurikulum terbaru pendidikan di indonesia yang wajib dipelajari bahkan di beberapa instansi pendidikan ada yang menerapkannya di tingkat sekolah dasar lho.


Untuk mengolah data di Microsoft Excel ini terdapat banyak Formula atau Rumus yang bisa kita gunakan, namun rumus dasar biasanya yang paling sering digunakan. Jika anda melamar pekerjaan dan akan memulai pekerjaan baru sebagai Admin maka rumus dasar ini wajib anda kuasai. 

Lalu apa saja Rumus dasar itu? Berikut ini adalah beberapa Rumus dasar Excel yang wajib anda kuasai.


Rumus Dasar Microsoft Excel



Cara penggunaan Rumus ini selalu di awali dengan tanda =, dan untuk Valuenya ditulis di dalam tanda kurung seperti ini (Value) jika salah satu dari rule tersebut tidak dilakukan tentu saja rumus tidak akan bekerja.


1. SUM


Fungsi SUM ini adalah fungsi dasar yang wajib dikuasai oleh Pengguna Microsoft Excel. SUM berfungsi untuk menjumlahkan nilai yang terdapat di beberapa cell. Cara penggunaannya yaitu :

A. Untuk menjumlahkan nilai per Cell anda bisa menggunakan rumus =SUM(Cell1,Cell2)

Contoh : jika anda akan menjumlahkan Cell A1 dan A2, maka Formulanya :
=SUM(A1,A2)

Catatan : penggunaan tanda koma (,) ini berlaku opsional, karena untuk Excel versi lama menggunakan tanda titik koma (;)


B. Untuk menjumlahkan nilai untuk suatu Range anda bisa menggunakan rumus =SUM(Cell Awal:Cell Akhir), perbedaannya terdapat pada tanda yang di gunakan adalah titik dua (:)

Contoh : jika anda akan menjumlahkan Range dari A1 sampai A10, maka Formulanya
=SUM(A1:A10)


2. COUNT


Fungsi COUNT hampir sama dengan SUM, perbedaannya fungsi COUNT berfungsi untuk menghitung Jumlah Cell yang Berisi Angka dalam satu range. Cara menggunakannya sebagai berikut :

Contoh : Jika anda akan menghitung Jumlah Cell yang berisi angka dari Range A1 sampai A10 maka rumus yang digunakan adalah
=COUNT(A1:A10)

Catatan : Rumus COUNT ini menghitung jumlah Cell yang berisi Angka sehingga jika ada Cell yang berisi Teks maka tidak akan terhitung.

3. COUNTA


Fungsi dan Cara penggunaan COUNTA sama dengan COUNT, Perbedaannya jika Fungsi COUNT hanya menghitung Cell yang berisi Angka, Fungsi COUNTA menghitung jumlah Cell yang Non-Blank (Tidak Kosong) artinya Fungsi COUNTA akan menghitung keseluruhan Cell dalam satu Range yang berisi Angka, Huruf, atau Simbol.


4. MIN / MAX / AVERAGE


Fungsi yang wajib dikuasai berikutnya adalah Fungsi MIN, MAX, dan AVERAGE. 
A. Fungsi MIN berfungsi untuk mencari nilai terendah dalam satu Range. Cara penggunaanya :
Contoh : Jika kita akan mencari nilai terendah dari Range A1 sampai A10 maka rumusnya adalah :
=MIN(A1:A10)

B. Fungsi MAX berfungsi untuk mencari nilai tertinggi dalam satu Range. Cara penggunaanya :

Contoh : Jika kita akan mencari nilai tertinggi dari Range A1 sampai A10 maka rumusnya adalah :
=MAX(A1:A10)

C. Fungsi AVERAGE berfungsi untuk mencari nilai rata-rata dari satu Range. Cara penggunaanya :
Contoh : Jika kita akan mencari nilai rata-rata dari Range A1 sampai A10 maka rumusnya adalah :
=AVERAGE(A1:A10)


5. IF


Fungsi IF adalah fungsi yang sangat sering digunakan. IF berfungsi untuk menerapkan Fungsi Logika dalam suatu Cell untuk mengambil suatu Keputusan berdasarkan Nilai yang terdapat dalam suatu Cell.

Contoh : Apabila kita akan mengambil keputusan sebagai berikut : " Jika Cell A1 Nilainya Lebih Dari 7 maka Dinyatakan Lulus, jika kurang maka Tidak Lulus ". Maka Rumus yang Digunakan adalah :
=IF(A1>7,"Lulus","Tidak Lulus")


6. VLOOKUP / HLOOKUP


Fungsi berikutnya yang harus dikuasai adalah Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP. 

VLOOKUP berfungsi untuk mencari serta membandingkan data pada tabel referensi secara Vertical, dengan mengacu pada data yang terdapat di kolom paling kiri dari Table Array yang di pilih.

HLOOKUP berfungsi untuk mencari serta membandingkan data pada tabel referensi secara Horizontal, dengan mengacu pada data yang terdapat di Baris Paling Atas Table Array yang di pilih.



Contoh : Pada Tabel diatas jika kita akan mencari Nilai dari Dadang maka Rumus yang digunakan adalah
=VLOOKUP(D2,A:B,2,0)


Oke, itu tadi beberapa rumus dasar Microsoft Excel yang wajib dikuasai, terutama untuk anda yang akan memulai karir sebagai administrator. Semoga artikel ini bermanfaat. Thanks for Visit.




No comments